Pola Komunikasi Keluarga Siswa Kelas 8 Dalam Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Islamic Center Kota Samarinda

Detail Cantuman

Skripsi-PAI

Pola Komunikasi Keluarga Siswa Kelas 8 Dalam Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Islamic Center Kota Samarinda

XML

Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak, khususnya dalam membentuk karakter keagamaan melalui internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam. Di usia remaja, siswa membutuhkan arahan yang seimbang antara nilai moral, spiritual, dan sosial. Pola komunikasi keluarga berperan besar dalam menyampaikan dan menanamkan nilai-nilai tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi orang tua siswa kelas 8 di SMP Islamic Center Kota Samarinda dalam proses internalisasi nilai-nilai PAI, bagaimana peran komunikasi itu berjalan, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat keberhasilannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada siswa, orang tua, dan guru Pendidikan Agama Islam, serta observasi langsung terhadap aktivitas religius siswa di sekolah dan dokumentasi pendukung. Data yang terkumpul dianalisis secara induktif untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai pola komunikasi keluarga dan pengaruhnya terhadap internalisasi nilai keagamaan. Fokus utama penelitian ini adalah nilai-nilai religius, akhlak, ruhul jihad, dan keteladanan yang menjadi indikator keberhasilan proses internalisasi dalam keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga pola komunikasi utama yang diterapkan dalam keluarga siswa: pola demokratis, otoriter, dan permisif. Pola komunikasi demokratis terbukti paling mendukung internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam karena memberikan ruang bagi anak untuk berdiskusi, menyampaikan pendapat, dan mendapatkan teladan dari orang tua. Nilai-nilai yang berhasil ditanamkan antara lain keimanan, kedisiplinan ibadah, akhlak terhadap sesama, serta semangat spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukungnya meliputi lingkungan keluarga yang religius, keterlibatan aktif orang tua dalam pendidikan anak, dan komunikasi yang terbuka. Sementara itu, faktor penghambatnya adalah kurangnya waktu kebersamaan, dominasi orang tua yang terlalu tinggi, serta pengaruh negatif dari lingkungan sosial dan media digital. Penelitian ini menegaskan bahwa pola komunikasi keluarga yang efektif dan bernilai islami merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak karimah.


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
Clara Sukma WARDANI - Personal Name
Student ID
18.1110.1234
Dosen Pembimbing
Drs. Darwis, M.SI - - Dosen Pembimbing 1
Dr. Imroh Atul Musfiroh, M.Pd.I - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
86208
Edisi
Published
Departement
FTIK-UINSI Samarinda
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit PAI-FTIK : Samarinda.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail