Skripsi-MPI
Manajemen Kesiswaan Dalam Sekolah Inklusi di SMP Negeri 7 Samarinda
XMLPenelitian ini dilatar belakangi untuk mengetahui manajemen kesiswaan dalam sekolah inklusi di SMP Negeri 7 Samarinda. Manajemen Kesiswaan dalam sekolah inklusi merupakan suatu pengaturan terhadap semua peserta didik tanpa diskriminatif dan humanis dalam suatu lembaga pendidikan yang menerapkan pendidikan inklusif, dimulai sejak peserta didik memasuki sampai dengan meninggalkan lembaga pendidikan dikarenakan lulus atau tamat dalam menempuh pendidikannya. SMP Negeri 7 Samarinda merupakan sekolah menengah pertama yang menerapkan sekolah inklusi, maka terdapat peserta didik yang berkebutuhan khusus, sehingga diperlukan manajemen kesiswaan yang sedikit berbeda dari sekolah pada umumnya. Kegiatan manajemen kesiswaan yang dilakukan di SMP Negeri 7 Samarinda meliputi perencanaan peserta didik, pembinaan peserta didik dan mutasi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan manajemen kesiswaan di SMP Negeri 7 Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian dengan kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, ketua PPDB atau waka kurikulum, guru kelas dan guru khusus atau BK. Adapun objek penelitian ini adalah manajemen kesiswaan sekolah menengah pertama. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan reduksi data dan verfikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan manajemen kesiswaan di SMP Negeri 7 Samarinda sebagai berikut: pertama, perencanaan peserta didik yang dilakukan sesuai dengan Petunjuk Teknis PPDB dari Dinas Pendidikan di Samarinda, meliputi analisis kebutuhan peserta didik, rekruitmen peserta didik, seleksi peserta didik, orientasi peserta didik, penempatan peserta didik, pencatatan dan pelaporan peserta didik. Kedua, pembinaan peserta didik yang dilakukan melalui berbagai hal berupa kegiatan kurikuler, ekstrakurikuler dan layanan khusus, seperti layanan bimbingan konseling, perpustakaan dan kesehatan. Ketiga, mutasi peserta didik yang dilakukan berupa kenaikan kelas berdasarkan hasil evaluasi peserta didik dan perpindahan peserta didik dari luar sekolah, dengan persyaratan berupa rekomendasi dari kepala sekolah dan untuk peserta didik berkebutuhan khusus diharuskan melampirkan assesment dari psikolog.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Muhammad Ridho FEBRIANTO - Personal Name
|
| Student ID |
18.1110.2103
|
| Dosen Pembimbing |
Dr. Siti Julaiha, S.Ag., M.Pd. - - Dosen Pembimbing 1
Dr. Agus Setiawan, M.Pd.I. - - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Prof. Dr. Zamroni, M.Pd. - - Ketua Penguji
Dr. Siti Julaiha, S.Ag., M.Pd. - - Penguji 1 Dr. Agus Setiawan, M.Pd.I. - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
86231
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
FTIK-UINSI Samarinda
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | MPI-FTIK : Samarinda., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







