Strategi Pondok Pesantren Dalam Membentuk Karakter Santri di Pondok Pesantren Darul Hasaniyyin Samarinda

Detail Cantuman

Skripsi-MPI

Strategi Pondok Pesantren Dalam Membentuk Karakter Santri di Pondok Pesantren Darul Hasaniyyin Samarinda

XML

Latar belakang dari penelitian ini adalah karena fenomena yang terjadi di Indonesia yang sangat memprihatinkan, sehingga penurunan moral dari generasi muda menjadi menurun. Oleh karena itu, untuk menghadapi masalah terkait penurunan moral dan karakter generasi muda diperlukan pendidikan khusus yang memang bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang cerdas dan berakhlakul karimah di antaranya adalah melalui pendidikan pondok pesantren. Sebagaimana tujuannya yaitu mendidik santri menjadi seorang muslim yang bertakwa kepada Allah swt dan menjadikan agama sebagai pedoman dalam hidup. Maka pondok pesantren merupakan lembaga yang cocok dalam membentuk karakter pada anak guna mempersiapkan generasi muda bangsa yang siap membangun Indonesia menjadi lebih baik. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Darul Hasaniyyin Samarinda dengan metode pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data lapangan diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan, pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi dengan pimpinan pesantren, ustadz, dan santri sedangkan sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah dokumentasi yang didapat dari profil Pesantren Darul Hasaniyyin Samarinda. Hasil penelitian bahwa strategi yang dilakukan Pondok Pesantren Darul Hasaniyyin dalam membentuk karakter pada santri adalah menjadikan pesantren sebagai transmisi ilmu pengetahuan dengan mananamkan karakter 1. Cinta damai dengan mengajarkan nilai-nilai kedamaian dan kesadaran serta mampu menahan dari sifat iri dengki, marah dan emosi 2. Toleransi dengan saling menghargai perbedaan dan pendapat 3. Bekerja sama yaitu dengan membuat suatu kegiatan. Kemudian menjadikan pesantren sebagai pusat pembinaan calon ulama dan penyiaran Islam dengan menanamkan karakter 1. Kepedulian dengan mengajarkan santri saling tolong menolong 2. Tanggung jawab dengan memberikan suatu tugas untuk melaksanakannya dengan baik dan benar 3. Kesabaran dengan mengajarkan saling mengantri dalam melakukan suatu hal. Hal ini terlaksana dengan pondok pesantren yang menjadi penyelenggara pendidikan yang mampu mengajarkan santri tidak hanya teori tetapi juga mempraktekkannya secara langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pondok Pesantren Darul Hasaniyyin Samarinda telah melakukan strategi dalam membentuk karakter santri yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
Lukmanul HAKIM - Personal Name
Student ID
18.1110.2113
Dosen Pembimbing
Dr. Khojir, M.SI. - - Dosen Pembimbing 1
Dr. Yusnia Binti Kholifah, M.Pd. - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
86231
Edisi
Published
Departement
FTIK-UINSI Samarinda
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit MPI-FTIK : Samarinda.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail