Skripsi-MPI
Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 16 Samarinda
XMLKepala sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang disiplin. Melalui kepemimpinan yang baik, penyusunan kebijakan yang jelas, pemberian contoh yang positif, serta membangun kerja sama dengan orang tua dan guru, kepala sekolah dapat menciptakan budaya disiplin yang akan mendukung tercapainya tujuan pendidikan secara efektif. Sebagaimana yang dilaksanakan oleh kepala sekolah SMP Negeri 16 Samarinda. Kedisiplinan merupakan salah satu aspek penting dalam membentuk karakter dan sikap tanggung jawab peserta didik. SMP Negeri 16 Samarinda telah menerapkan kebijakan kedisiplinan yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa dalam mematuhi aturan-aturan sekolah, terutama dalam hal waktu, berpakaian, sikap di kelas, dan tata tertib umum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kepala sekolah berperan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dan untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Wawancara dilakukan kepada kepala sekolah, staf guru dan peserta didik. Dalam penelitian ini menggunakan triangluasi sumber dan triangluasi metode. Triangulasi sumber untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber, analisis data yang digunakan melalui analisis miles dan Huberman yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menjalankan peran sebagai pemimpin, pengawas, motivator, dan fasilitator secara efektif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa. Berbagai program kedisiplinan seperti 3S senyum, sapa dan salam pemeriksaan atribut, dan pembiasaan ibadah diterapkan secara konsisten. Faktor pendukung keberhasilan antara lain kerja sama guru, staf, dan orang tua, serta komitmen kepala sekolah dalam memberikan teladan. Sementara itu, hambatan yang dihadapi antara lain rendahnya kesadaran siswa, pengaruh lingkungan luar sekolah, dan kurangnya tendik yang membina secara konsisten pembina dan mengawasi seluruh siswa.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Muhamat Al KARIM - Personal Name
|
| Student ID |
18.1110.2097
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji |
Dr. Suratman, M.Pd. - - Ketua Penguji
Dr. Bahrani, M.Pd. - - Penguji 1 Muthia Umi Setyoningrum, M.Pd. - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
86231
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
FTIK-UINSI Samarinda
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | MPI-FTIK : Samarinda., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







