Skripsi-MPI
Manajemen Program Keterampilan di Madrasah Aliyah Negeri 1 Samarinda Plus Keterampilan Dan Riset
XMLPendidikan di era globalisasi saat ini dituntut untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat. Dari penelitian dilatarbelakangi keadaan dari rendahnya mutu kelulusan, pendidikan formal juga belum dalam tuntutan dunia tenaga kerja, oleh karena itu, penting menerapkan program ketermapilan dalam dunia sektor indurstri. Program keterampilan di sekolah dapat bertujuan membekali siswa dengan kemampuan vokasional dan kecakapan hidup untuk menghadapi kehidupan dan kewajiban bagi siswa-siswi di sekolah untuk mengembangkan bakat dan keterampilan untuk kedepan mereka sebelum masuk ke dunia kerja. MAN 1 Samarinda Plus Keterampilan dan Riset di Kalimantan Timur mengintegrasikan keterampilan vokasional dengan pembelajaran berbasis riset. Dengan tujuan menggambarkan manajemen program di MAN 1 Samarinda Plus Keterampilan dan Riset meliputi dalam tahap perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, dam Evaluasi beserta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan. Jenis penelitian pendekatan yang digunakan deskriptif kualitatif dengan sumber data dari kepala madrasah, waka kurikulum, waka kesiswaan, guru pembina tata busana, guru tata boga dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data model miles dan huberman melalui tiga langkah Reduksi data, Penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa a) Perencanaan dilakukan secara terstruktur dengan melibatkan pihak internal maupun eksternal madrasah mencakup pemilihan sesuai kebutuhan siswa dalam bidang keterampilan seperti Tata Boga, Tata Busana, TKRO (teknik kendaraan ringan otomotif), TKJ (teknik komputer dan jaringan) dan Teknik Pengelasan. b) Pengorganisasian adapun Tim di dalam Program keterampilan seperti Penanggung jawab oleh Kepala Madrasah, wakil dalam bidang kurikulum, sekretaris,bendahara, dan koordinator bidang keterampilan, guru pembina keterampilan. Dalam proses tersebut, dilakukan melalui peran yang dilakukan dengan terdefiniskan dengan jelas dan pembagian tugas sesuai bidang keahlian masing – masing. c) Pelaksanaan Berfokus pada pembelajaran berbasis praktek dan proyek serta kegiatan praktik kerja lapangan d) Evaluasi dilaksanakan secara berkala melalui observasi, penilaian hasil karya dan rapat koordinasi internal. Faktor pendukung dari dukungan pemeirntah serta adanya jaringan kemitraan dengan pihak industri, sedangkan faktor penghambat MAN 1 Samarinda Plus keterampilan dan Riset adalah kendala seperti pembelajaran praktik selama 4 jam dan masa PKL yang cukup sangat singkat dan ketersediaan yang belum menyesuaikan perkembagan teknologi.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Renita PERMATASARI - Personal Name
|
| Student ID |
21.1110.2003
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji |
Dr. Lina Revilla Malik, M.Si. - - Ketua Penguji
Dr. Siti Julaiha, S.Ag., M.Pd. - - Penguji 1 Misbahul Fuad, M.Pd.I. - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
86231
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
FTIK-UINSI Samarinda
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | MPI-FTIK : Samarinda., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







