Skripsi-PAI
Implementasi Pembelajaran Bermakna Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMKN 8 Samarinda
XMLLatar belakang penelitian ini didasarkan pada proses pembelajaran bermakna di SMK Negeri 8 Samarinda, dimana guru menggunakan 3 indikator pembelajaran bermakna; head (kemampuan peserta didik dalam menghubungkan pengetahuan lama dengan pengetahuan baru); heart (kemampuan peserta didik dalam memperoleh pemahaman mendalam); hand (kemampuan peserta didik untuk menyelesaikan suatu permasalahan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran bermakna peserta didik pada mata pelajaran pendidikan agama Islam & budi pekerti di SMK Negeri 8 Samarinda, serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi proses implementasi pembelajaran bermakna. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang dikumpulkan melalui observasi secara langsung (pada proses pembelajaran pendidikan agama Islam di kelas 11 MPLB 1), wawancara semi terstruktur (wakil kepala bidang kurikulum; guru pendidikan agama Islam; dan peserta didik kelas 11 MPLB 1) dan pengumpulan dokumen (modul ajar; dan lembar penilaian). Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik, teknik analisis data dilakukan secara sistematis menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) implementasi pembelajaran bermakna peserta didik pada mata pelajaran pendidikan agama Islam & budi pekerti mencakup tiga komponen pokok yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perencanaan meliputi pelatihan guru dan membuat modul. Tahap pelaksanaan berfokus menjelaskan materi pelajaran menggunakan model pembelajaran problem based learning terintegrasi social emotional learning, guru mengarahkan peserta didik menjadikan pembelajaran yang bermakna. Tahap evaluasi dilakukan dalam dua bentuk, sesi tanya jawab pada saat proses pembelajaran dan evaluasi terjadwal ujian tengah semester dan ujian akhir semester. (2) Faktor pendukung dalam pembelajaran bermakna adanya dukungan kepala sekolah dan sarana dan prasarana yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kesiapan dan kehadiran peserta didik dikelas dan masih ada guru yang kurang dalam memahami perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan proyektor yang jumlahnya masih kurang
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Hana SHAJIDAH - Personal Name
|
| Student ID |
21.1110.1013
|
| Dosen Pembimbing |
Mujahidah, S.Ag., S.Psi., M.Si., CH., C.Med. - - Dosen Pembimbing 1
Atika Muliyandari, M.Pd. - - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Drs. Darwis, M.Si - - Ketua Penguji
Yunita Noor Azizah, M.Pd.I. - - Penguji 1 Atika Muliyandari, M.Pd. - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
86208
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
FTIK-UINSI Samarinda
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | PAI-FTIK : Samarinda., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







