Skripsi-PAI
Praktik Pendidikan Agama Islam Dalam Keluarga Suku Dayak Bakumpai di Kabupaten Kutai Barat Kecamatan Long Iram
XMLPenelitian dilatarbelakangi bahwa di Kabupaten Kutai Barat, Kecamatan Long Iram ada 2 tradisi adat turun temurun yang sampai sekarang masih rutin dilakukan oleh masyarakat adat setempat, yaitu Tolak Bala dan Akikah (Malabuh dan Bapalas). Dari kegiatan ini, peneliti ingin mengetahui bagaimana praktik Pendidikan Agama Islam dalam keluarga Suku Dayak Bakumpai Kabupaten Kutai Barat Kecamatan Long Iram dan apa saja nilai nilai Islam yang terkandung dalam kegiatan Adat Keluarga suku Dayak Bakumpai Malabuh dan Bapalas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Praktik Pendidikan Agama Islam dalam keluarga Dayak Bakumpai Kabupaten Kutai Barat Kecamatan Long Iram, dan apa saja nilai nilai Islam yang terkandung dalam kegiatan Adat Suku Dayak Bakumpai Malabuh dan Bapalas. Ini di karenakan Keluarga Dayak Bakumpai memiliki adat istiadat seperti ritual dan perayaan yang berkaitan dengan kehidupan sehari hari dan penghormatan kepada leluhurnya. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Kutai Barat Kecamatan Long Iram Kota Rt 03-04. Sumber data diperoleh dari Pengurus Masjid Ar Raudhah Long Iram Kota Dan Tokoh Adat Suku Dayak Bakumpai Long Iram Kota. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi wawancara, dan dokumentsi. Uji keabsahan data dengan teknik tringulasi teknik. Analisis penelitian ini menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Praktik Tolak Bala dan Akikah (Malabuh dan Bapalas) tetap terus berjalan sampai saat ini dengan tetap mengedepankan nilai nilai ajaran Islam didalamnya dan juga tetap mempertahankan esensi budaya serta adat turun temurun dari para Tokoh Adat terdahulu. Nilai nilai islam dari Tradisi Malabuh ini antara lain Silaturahmi dan Kebersamaan Pelaksanaan ritual ini menjadi momen berkumpulnya keluarga, yang sesuai dengan ajaran Islam dalam menjaga silaturahmi. Doa dan Permohonan Keselamatan Ritual ini pada dasarnya bertujuan untuk menolak bala atau musibah, yang dalam Islam juga dianjurkan melalui doa dan amalan tertentu untuk meminta perlindungan dari Allah SWT. Kemudian didalam proses Akikah (Bapalas Bidan) terdapat juga beberapa nilai Islam yaitu Tauhid (Keimanan kepada Allah). Doa yang dibacakan dalam prosesi ini mengandung harapan kepada Allah sebagai satu-satunya pemberi berkah dan keselamatan. Ungkapan syukur dan rasa terima kasih melalui prosesi ini, keluarga mengungkapkan rasa syukur atas kelahiran anak yang merupakan anugerah dari Allah SWT.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
SAHLI - Personal Name
|
| Student ID |
20.1110.1236
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji |
Prof. Dr. Muhammad Nasir, M.Ag. - - Ketua Penguji
Dr. Hj. Fathul Jannah, M.SI. - - Penguji 1 Rega Armella, M.Pd. - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
86208
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
FTIK-UINSI Samarinda
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | PAI-FTIK : Samarinda., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







