Skripsi-PAI
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Akhlakul Karimah di SD IT Insan Karim Gunung Panjang
XMLLatar Belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran guru PAI dalam membentuk karakter siswa melalui nilai-nilai akhlakul karimah. Di SD IT insan Karim, nilai-nilai seperti kejujuran, kedisiplinan, keikhlasan, kesopanan, kepatuhan, amanah, dan kebersihan telah diterapkan melalui pembiasaan dan kegiatan keagamaan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis peran guru pendidikan agama islam dalam menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah, untuk mengetahui nilai-nilai akhlakul karimah di SD IT Insan Karim, serta mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari data yang melibatkan kepala sekolah, wali kelas V dan VI, guru PAI, serta siswa dan siswi kelas V dan VI, sebagai responden utama. Keabsahan data diverifikasi dengan triangulasi teknik, sumber, dan waktu. Analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini di SD IT Insan Karim, bahwa guru PAI menjalankan delapan peran utama dalam menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah, antara lain, sebagai pendidik, guru PAI mengajarkan teori dan praktik ibadah serta menanamkan nilai kejujuran, disiplin, dan amanah. Sebagai pembimbing nilai yang tertanam yaitu, ikhlas dan kepatuhan, guru PAI membimbing siswa dalam memahami ajaran islam. Sebagai demonstrator, guru PAI menanamkan nilai kesopanan dan kebersihan dengan memberi contoh perilaku sopan serta membiasakan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Sebagai fasilitator, guru PAI menanamkan nilai kejujuran dalam mengerjakan tugas serta mendorong kedisiplinan dalam belajar dan beribadah. Sebagai teladan, guru PAI menanamkan kesopanan dan amanah dengan berbicara sopan serta bertanggung jawab, yang kemudian ditiru oleh siswa. Sebagai motivator, guru PAI mendorong siswa untuk rajin beribadah dan giat belajar agar terus meningkatkan kualitas diri. Sebagai penasehat, guru PAI menanamkan nilai hormat kepada orang tua dan guru serta membimbing siswa untuk menjaga pergaulan yang baik. Sebagai evaluator, guru PAI menanamkan akhlak mulia dalam keseharian dengan menilai perkembangan siswa di bidang akademik dan non-akademik. Adapun faktor pendukung dalam menanamkan akhlakul karimah meliputi keselarasan kurikulum dengan visi misi sekolah, kerja sama orang tua, dukungan sesama guru, serta motivasi dari orang tua. Sementara itu, faktor penghambatnya mencakup sulitnya kerja sama dengan beberapa orang tua, pergaulan di luar sekolah, dan dampak teknologi yang berkembang pesat.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Ihsan MA’ARIF - Personal Name
|
| Student ID |
20.1110.1225
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji |
Dr. Siti Julaiha, S.Ag., M.Pd. - - Ketua Penguji
Dr. Rusdi, S.Ag., M.S.I. - - Penguji 1 Wildan Saugi, M.Pd. - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
86208
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
FTIK-UINSI Samarinda
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | PAI-FTIK : Samarinda., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







