Implementasi Model Inquiry Based Learning Dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Fikih di Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda

Detail Cantuman

Skripsi-PAI

Implementasi Model Inquiry Based Learning Dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Fikih di Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda

XML

Pendidikan tidak hanya berfokus pada penyampaian ilmu akan tetapi pendidikan juga berbicara tentang pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa agar ilmu dapat tersampaikan dengan baik, di kehidupan yang modern ini semakin luasnya akses informasi pendidikan dan keterampilan berpikir kkritis siswa ini sangat dibutuhkan agar melatih siswa untuk dapat menentukan pendapat dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model Inquiry Based Learning dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Fikih di Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data dalam penelitian ini diuji menggunakan teknik triangulasi, yaitu membandingkan data dari berbagai sumber dan teknik pengumpulan data yang berbeda. Teknik analisis data yang digunakan meliputi kondensasi data (data condensation), penyajian data (data display), serta penarikan kesimpulan (drawing and verifying conclusion). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) implementasi Inquiry Based Learning dalam pembelajaran Fikih di MAN 2 Samarinda mencakup tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru menyiapkan modul ajar sebagai pedoman dalam proses pembelajaran. Tahap pelaksanaan menunjukkan bahwa model Inquiry Based Learning telah diterapkan sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat dengan memerhatikan 4 langkah pembelajaran, merumuskan masalah, mengumpulkan data, menganalisis dan menyajikan data, dan mengkomunikasikan hasil data. Sedangkan tahap evaluasi dilakukan melalui evaluasi formatif, sumatif, dan refleksi siswa untuk mengukur efektivitas penerapan model pembelajaran ini. 2) Faktor pendukung dalam penerapan Inquiry Based Learning meliputi kesiapan guru, dukungan sekolah, motivasi serta partisipasi siswa, fleksibilitas kurikulum, dan ketersediaan sumber belajar. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan adalah kesiapan siswa yang beragam, keterbatasan waktu, serta tantangan dalam kerja kelompok. Secara keseluruhan, model Inquiry Based Learning terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa, meskipun masih terdapat beberapa kendala yang perlu diperhatikan agar implementasinya lebih optimal.


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
Saniatur RODHIAH - Personal Name
Student ID
21.1110.1142
Dosen Pembimbing
Dr. Hj. Titi Kadi, M.Pd.I - - Dosen Pembimbing 1
Muthia Umi Setyoningrum, M.Pd. - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Drs. Darwis, M.Si - - Ketua Penguji
Dr. Hj. Titi Kadi, M.Pd.I - - Penguji 1
Dr. Hajriana, M.Pd. - - Penguji 2
Kode Prodi PDDIKTI
86208
Edisi
Published
Departement
FTIK-UINSI Samarinda
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit PAI-FTIK : Samarinda.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail