Skripsi-PAI
Implementasi Disiplin Positif di Pondok Pesantren Ibadurrahman Teluk Dalam Kutai Kartanegara
XMLDisiplin merupakan unsur penting dalam dunia pendidikan, khususnya dalam membentuk karakter santri yang berkualitas. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki sistem disiplin yang ketat untuk membangun karakter santri yang disiplin. Akan tetapi, pendekatan tradisional dalam penerapan disiplin sering kali masih bersifat otoriter dan melibatkan hukuman fisik, yang berpotensi menimbulkan dampak negatif seperti ketakutan, perlawanan, dan trauma psikologis. Disiplin positif merupakan alternatif yang lebih manusiawi, yang menekankan pada penguatan perilaku positif, panutan, dan konsekuensi logis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis yang digunakan oleh pengurus Pondok Pesantren Ibadurrahman dalam menerapkan disiplin positif, serta mengeksplorasi dampaknya terhadap kedisiplinan santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Pondok Pesantren Ibadurrahman, Teluk Dalam, Kutai Kartanegara. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap pengurus dan santri pondok pesantren. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Untuk memastikan keabsahan data, dilakukan triangulasi sumber, metode dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengurus pondok pesantren Ibadurrahman menerapkan berbagai dalam penerapan disiplin positif, seperti memberikan panutan, memberikan motivasi internal, penguatan positif, dan pembelajaran konsekuensi logis. Penerapan ini terbukti dapat meningkatkan kedisiplinan santri tanpa menimbulkan perlawanan atau ketakutan. Selain itu, santri menjadi lebih sadar akan tanggung jawabnya dan memiliki motivasi internal yang kuat untuk menaati peraturan. Faktor pendukung dalam penerapan disiplin positif antara lain peran aktif pengurus, sistem pendidikan pesantren yang berlandaskan nilai-nilai Islam, dan dukungan dari lingkungan pesantren. Namun kendala yang dihadapi antara lain penolakan awal dari sebagian santri dan keterbatasan sumber daya dalam memberikan penguatan positif secara konsisten. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan sistem pendidikan pesantren yang lebih humanis dan menjadi acuan bagi lembaga pendidikan lain dalam menerapkan disiplin positif.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Ahmad Faishal SHALIHUDIN - Personal Name
|
| Student ID |
21.1110.1236
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji |
Drs. H.M. Said Husin, MA. - - Ketua Penguji
Dr. Bahrani, M.Pd. - - Penguji 1 H. Susanto, Lc., M.Pd.I - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
86208
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
FTIK-UINSI Samarinda
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | PAI-FTIK : Samarinda., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







