Implementasi Metode Pembelajaran Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran PAI di SMP Negeri 15 Samarinda

Detail Cantuman

Skripsi-PAI

Implementasi Metode Pembelajaran Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran PAI di SMP Negeri 15 Samarinda

XML

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya inovasi dalam metode pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan dalam pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode Two Stay Two Stray diterapkan sebagai salah satu strategi pembelajaran kooperatif yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa melalui interaksi aktif dalam kelompok belajar. SMP Negeri 15 Samarinda menjadi lokasi penelitian karena telah menerapkan metode ini dalam pembelajaran PAI, namun masih menghadapi tantangan dalam implementasinya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan implementasi metode Two Stay Two Stray dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 15 Samarinda; dan (2) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan keaktifan siswa dengan metode tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian yang terdiri dari guru PAI, kepala sekolah, dan siswa yang terlibat dalam pembelajaran menggunakan metode Two Stay Two Stray. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta triangulasi data digunakan untuk memastikan keabsahan temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan dua hal utama. (1) Implementasi metode Two Stay Two Stray dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 15 Samarinda dilakukan dalam tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru menyiapkan RPP, Lembar Kerja Siswa (LKS), dan strategi pembagian kelompok. Tahap pelaksanaan melibatkan interaksi aktif siswa dalam diskusi kelompok dan pertukaran informasi. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab dan diskusi reflektif, yang menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tanpa memerlukan remedial tambahan. (2) Faktor pendukung dalam meningkatkan keaktifan siswa dengan metode ini meliputi dukungan sekolah, kesiapan guru, serta antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran. Namun, terdapat pula faktor penghambat, seperti kesulitan siswa dalam menyampaikan materi kepada kelompok lain, keterbatasan alat peraga, serta perbedaan tingkat pemahaman antar siswa.


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
Rika MARIANA - Personal Name
Student ID
21.1110.1104
Dosen Pembimbing
Dr. Wahdatun Nisa, M.A. - - Dosen Pembimbing 1
Muhammad Solekhin, M.Pd. - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
86208
Edisi
Published
Departement
FTIK-UINSI Samarinda
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit PAI-FTIK : Samarinda.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail