Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Tahfizh Siswa di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Anshar Samarinda

Detail Cantuman

Skripsi-PAI

Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Tahfizh Siswa di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Anshar Samarinda

XML

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendukung keberhasilan pembelajaran tahfizh Al-Qur’an di sekolah dasar, khususnya dalam membangun motivasi belajar anak. SDIT Al-Anshar Samarinda telah melaksanakan program tahfizh dengan berbagai strategi, namun tingkat keterlibatan dan strategi orang tua dalam mendukung motivasi anak masih sangat bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar tahfizh siswa di SDIT Al-Anshar Samarinda; dan (2) mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat peran orang tua dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan orang tua siswa, guru tahfizh, dan kepala sekolah, observasi terhadap kegiatan tahfizh di sekolah dan di rumah, serta dokumentasi terkait program tahfizh. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber sebagai teknik validasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar tahfizh siswa di SDIT Al-Anshar Samarinda meliputi peran sebagai pendamping, motivator, fasilitator, dan evaluator. Tingkat keterlibatan orang tua berbeda pada setiap keluarga; orang tua yang aktif mendampingi, memotivasi, menyediakan fasilitas, dan melakukan evaluasi rutin mampu meningkatkan semangat dan konsistensi anak dalam menghafal, seperti pada kasus orang tua A. Sementara itu, pada kasus orang tua Z, keterlibatan lebih banyak dilakukan melalui penyediaan guru privat dan dukungan moral, namun pendampingan langsung dan komunikasi dengan sekolah masih terbatas, sehingga motivasi dan capaian hafalan anak kurang optimal. (2) Faktor pendukung utama peran orang tua adalah adanya komunikasi efektif antara sekolah dan orang tua, fasilitas belajar yang memadai, motivasi internal anak, serta lingkungan belajar yang kondusif. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, rendahnya komunikasi dua arah, serta gangguan lingkungan rumah. Pada kasus orang tua A, dukungan fasilitas dan waktu yang cukup menjadi faktor pendukung utama, sedangkan pada orang tua Z, keterbatasan waktu karena sibuk bekerja dan kurangnya komunikasi terhadap orang tua dan guru tahfizh menjadi hambatan utama.


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
Panji ADMAJA - Personal Name
Student ID
21.1110.1270
Dosen Pembimbing
Dr. Agus Setiawan, M.Pd.I. - - Dosen Pembimbing 1
Rahmatillah, M.Pd. - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
86208
Edisi
Published
Departement
FTIK-UINSI Samarinda
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit PAI-FTIK : Samarinda.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail