<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2424">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Menre Tojang Masyarakat Bugis di Desa Sepatin Kecamatan Anggana]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dea PUSPITA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Abdul Basith, M.Pd.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Drs. Darwis, M.SI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Drs. Darwis, M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Abdul Basith, M.Pd.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. H. Khairy Abusyairi, Lc., M.A.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Samarinda]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[PAI-FTIK]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi-PAI]]></form>
<extent><![CDATA[xix, 91 hlm.:ilius; 29 cm.; Bib.: hlm. 87]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar belakang penelitian ini adalah tradisi menre tojang ini diturunkan secara turun temurun oleh nenek moyang. Tradisi ini tidak hanya sekedar upacara adat, tetapi juga sebuah ritual yang sarat makna keagamaan dan kebudayaan bagi penduduk setempat. Masyarakat bugis di Desa Sepatin tetap mempertahankan  dan melestarikan tradisi menre tojang yang telah diwariskan oleh nenek moyang kepada mereka meski mereka berada dalam zaman yang moderen seperti sekarang ini. Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dan nilai-nilai pendidikan islam apa saja yang terkandung dalm tardisi menre tojang masyarakat bugis di Desa Sepatin Kecamatan Anggana. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksnaan tradisi menre tojang diadakan pada anak usia 7-40 hari serta mengundang masyarakat untuk hadir diacara tersebut, Adapun tujuan tardisi menre tojang adalah mendekatkan diri dan menambah rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan anak  kepada hambanya dan memohon keselamatan sang anak. Pelaksanaan menre tojang dimulai dari tahap persiapan, yakni mempersiapkan alat dan bahan serta makanan yang akan digunakan dalam acara. Kemudian tahap pelaksanaan yakni, pembacaan barazanji, proses gunting rambut bayi, proses menaikkan bayi kedalam ayunan dan ditutup dengan doa serta makan bersama. Adapun nilai-nilai  pendidikan islam yang terkandung dalam tradisi menre tojang ini yaitu nilai aqidah, dalam tradisi menre tojang adalah ungkapan rasa syukur atas kelahiran anak dan permohonan keselamatan serta keberkahan bagi anak. Nilai ibadah, dalam tradisi menre tojang adalah pembacaan barazanji, doa dan dzikir. dan nilai akhlak antara lain, nilai kesopanan, nilai silahturahmi dan nilai tolong-menolong.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[86208]]></ministry><studentID><![CDATA[21.1110.1163]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250613]]></identifier><departementID><![CDATA[FTIK-UINSI Samarinda]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Perpustakaan FTIK UINSI Samarinda Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2342" url="" path="/01878_DeaPuspita_21.1110.1163_com.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Menre Tojang Masyarakat Bugis di Desa Sepatin Kecamatan Anggana]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[01878.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2424]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-03-02 13:25:21]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-03-02 13:25:21]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>