Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Menre Tojang Masyarakat Bugis di Desa Sepatin Kecamatan Anggana

Detail Cantuman

Skripsi-PAI

Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Menre Tojang Masyarakat Bugis di Desa Sepatin Kecamatan Anggana

XML

Latar belakang penelitian ini adalah tradisi menre tojang ini diturunkan secara turun temurun oleh nenek moyang. Tradisi ini tidak hanya sekedar upacara adat, tetapi juga sebuah ritual yang sarat makna keagamaan dan kebudayaan bagi penduduk setempat. Masyarakat bugis di Desa Sepatin tetap mempertahankan dan melestarikan tradisi menre tojang yang telah diwariskan oleh nenek moyang kepada mereka meski mereka berada dalam zaman yang moderen seperti sekarang ini. Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dan nilai-nilai pendidikan islam apa saja yang terkandung dalm tardisi menre tojang masyarakat bugis di Desa Sepatin Kecamatan Anggana. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksnaan tradisi menre tojang diadakan pada anak usia 7-40 hari serta mengundang masyarakat untuk hadir diacara tersebut, Adapun tujuan tardisi menre tojang adalah mendekatkan diri dan menambah rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan anak kepada hambanya dan memohon keselamatan sang anak. Pelaksanaan menre tojang dimulai dari tahap persiapan, yakni mempersiapkan alat dan bahan serta makanan yang akan digunakan dalam acara. Kemudian tahap pelaksanaan yakni, pembacaan barazanji, proses gunting rambut bayi, proses menaikkan bayi kedalam ayunan dan ditutup dengan doa serta makan bersama. Adapun nilai-nilai pendidikan islam yang terkandung dalam tradisi menre tojang ini yaitu nilai aqidah, dalam tradisi menre tojang adalah ungkapan rasa syukur atas kelahiran anak dan permohonan keselamatan serta keberkahan bagi anak. Nilai ibadah, dalam tradisi menre tojang adalah pembacaan barazanji, doa dan dzikir. dan nilai akhlak antara lain, nilai kesopanan, nilai silahturahmi dan nilai tolong-menolong.


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
Dea PUSPITA - Personal Name
Student ID
21.1110.1163
Dosen Pembimbing
Drs. Darwis, M.SI - - Dosen Pembimbing 1
Abdul Basith, M.Pd. - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
86208
Edisi
Published
Departement
FTIK-UINSI Samarinda
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit PAI-FTIK : Samarinda.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail