Skripsi-PAI
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Sikap Moderasi Beragama di SMA Negeri 5 Samarinda
XMLLatar belakang penelitian ini berawal dari ketertarikan peneliti terhadap strategi guru pendidikan agama Islam dalam membentuk sikap moderasi beragama pada siswa di sekolah. Keberagaman latar belakang siswa di SMA Negeri 5 Samarinda baik dari segi agama, ras, suku, maupun budaya, maka diperlukannya sikap moderasi beragama pada siswa. Pendidikan memiliki peran strategis dalam mengenalkan dan menanamkan pemahaman tentang moderasi beragama kepada siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan strategi yang terencana dari guru PAI. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana strategi guru PAI dalam membentuk sikap moderasi beragama pada siswa, dan untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat guru PAI dalam membentuk sikap moderasi beragama. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian meliputi kepala sekolah, guru pendidikan agama Islam, dan siswa SMA Negeri 5 Samarinda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Adapun teknik analisis data yang digunakan meliputi proses pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi guru pendidikan agama Islam dalam membentuk sikap moderasi beragama siswa di sekolah menerapkan startegi pendidikan secara langsung dan strategi pendidikan secara tidak langsung. Strategi secara langsung dilakukan melalui, a) metode nasihat untuk membentuk sikap komitmen kebangsaan, anti kekerasan, toleransi dan akomodatif terhadap kebudayaan lokal, b) metode keteladanan untuk membentuk sikap anti kekerasan dan toleransi, c) metode pembiasaan untuk membentuk sikap komitmen kebangsaan, toleransi dan akomodatif terhadap kebudayaan lokal. Strategi secara tidak langsung dilakukan melalui, a) metode kedisiplinan untuk membentuk sikap komitmen kebangsaan, b) metode pemberian hukuman untuk membentuk sikap anti kekerasan. Faktor pendukung strategi guru pendidikan agama Islam dalam membentuk sikap moderasi beragama siswa di sekolah yaitu partisipasi aktif kepala sekolah dan jajarannya, sarana dan prasarana yang memadai, adanya organisasi dan kegiatan sekolah. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu faktor individu, perbedaan latar belakang sosial, pengaruh media sosial yang sulit diawasi dan lingkungan luar sekolah yang kurang mendukung.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Muhamad Adib Zulfana TAUFAN - Personal Name
|
| Student ID |
19.1110.1979
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji |
Dr. Hj. Titi Kadi, M.Pd.I - - Ketua Penguji
Dr. Agus Setiawan, M.Pd.I. - - Penguji 1 Abdul Basith, M.Pd. - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
86208
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
FTIK-UINSI Samarinda
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | PAI-FTIK : Samarinda., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







