Pengaruh Intensitas Paparan Konten Religius di Media Sosial Terhadap Religiusitas Mahasiswa UINSI Samarinda

Detail Cantuman

Skripsi-PAI

Pengaruh Intensitas Paparan Konten Religius di Media Sosial Terhadap Religiusitas Mahasiswa UINSI Samarinda

XML

Fenomena meningkatnya konsumsi konten religius di media sosial telah menjadi salah satu ciri khas interaksi digital generasi muda, termasuk mahasiswa di perguruan tinggi Islam. Konten religius yang hadir misalnya dalam bentuk ceramah singkat, kutipan ayat Al-Qur’an dan hadis, motivasi Islami, maupun hiburan bernuansa agama, berpotensi memengaruhi berbagai aspek religiusitas, seperti keyakinan, praktik ibadah, pengalaman spiritual, pengetahuan agama, serta perilaku sosial bermoral. Namun, paparan ini juga memiliki potensi efek negatif jika tidak disertai literasi digital yang memadai, seperti distorsi pemahaman ajaran agama atau penurunan intensitas ibadah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana intensitas paparan konten religius di media sosial berpengaruh terhadap tingkat religiusitas mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Metode atau pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian mencakup seluruh mahasiswa aktif angkatan 2024 sebanyak 1.100 orang, dengan sampel 165 responden yang diambil melalui teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner berskala Likert 5 poin, yang telah diuji validitas menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha (α > 0,80) sehingga dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linier sederhana melalui SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara intensitas paparan konten religius di media sosial terhadap tingkat religiusitas mahasiswa UINSI Samarinda, dengan hasil analisis Uji F 96.047 dengan nilai signifikansi <0.001. Mahasiswa dengan frekuensi akses lebih tinggi, durasi paparan lebih lama, serta keterlibatan emosional yang kuat terhadap konten religius cenderung memiliki tingkat religiusitas yang lebih tinggi pada dimensi keyakinan, praktik ibadah, pengalaman spiritual, pengetahuan agama, dan perilaku sosial. Temuan ini menegaskan bahwa media sosial memiliki potensi besar sebagai sarana dakwah dan pendidikan keagamaan apabila dimanfaatkan secara tepat. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya strategi optimalisasi konten religius yang menarik, interaktif, dan bersumber dari literatur keagamaan yang valid, serta peningkatan literasi digital mahasiswa untuk menyaring informasi sesuai nilai-nilai Islam.


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
Tyas Ayu RAMADHANI - Personal Name
Student ID
21.1110.1178
Dosen Pembimbing
Drs. H.M. Said Husin, MA. - - Dosen Pembimbing 1
Muhammad Fajri, M.Pd. - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
86208
Edisi
Published
Departement
FTIK-UINSI Samarinda
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit PAI-FTIK : Samarinda.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail