Skripsi-PAI
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VII di MTs. Al-Mujahidin 2 Samarinda
XMLLatar belakang penelitian ini adalah pentingnya penerapan model pembelajaran yang mampu melibatkan siswa secara aktif dan kontekstual dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dinilai relevan karena berfokus pada pemecahan masalah nyata yang dapat menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan sosial siswa. MTs Al-Mujahidin 2 Samarinda telah menerapkan model PBL pada mata pelajaran Akidah Akhlak, khususnya materi menjauhi akhlak tercela (riya’ dan nifaq). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model PBL pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VII serta menganalisis kelebihan dan kekurangannya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data primer berasal dari guru Akidah Akhlak, siswa kelas VII, dan pihak sekolah, sedangkan sumber data sekunder berupa dokumen dan arsip pembelajaran. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PBL pada pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Al-Mujahidin 2 Samarinda berjalan dengan baik dan sesuai sintaks pembelajaran. Guru memulai dengan mengorientasikan siswa pada masalah yang relevan, mengorganisasikan kelompok diskusi, membimbing penyelidikan, memfasilitasi penyajian hasil, dan melakukan evaluasi serta refleksi bersama siswa. Proses ini mampu meningkatkan keaktifan, kerja sama, dan keterampilan berpikir kritis siswa dalam memahami nilai-nilai akhlak, khususnya terkait penghindaran sifat riya’ dan nifaq. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa kelebihan penerapan PBL adalah meningkatnya motivasi belajar, pemahaman kontekstual terhadap materi, dan pembentukan sikap positif siswa. Namun, ditemukan pula beberapa kendala seperti keterbatasan waktu, perbedaan kesiapan siswa dalam berdiskusi, dan keterampilan guru yang masih perlu ditingkatkan dalam memfasilitasi diskusi berbasis masalah.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Reza Nur DESYANA - Personal Name
|
| Student ID |
21.1110.1150
|
| Dosen Pembimbing |
Muhammad Iwan Abdi, M.Si. - - Dosen Pembimbing 1
Dr. Habib Anwar Al Anshori, M.Pd. - - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Prof. Dr. Muhammad Eka Mahmud, M.Ag. - - Ketua Penguji
Muhammad Iwan Abdi, M.Si. - - Penguji 1 Dr. Habib Anwar Al Anshori, M.Pd. - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
86208
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
FTIK-UINSI Samarinda
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | PAI-FTIK : Samarinda., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







