Skripsi-PAI
Evaluasi Program Kuliah Kerja Nyata Nusantara Moderasi Beragama Dengan Pendekatan CIPP (Context, Input, Process, Product) di Cigugur Kabupaten Kuningan Jawa Barat
XMLPelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Nusantara Moderasi Beragama (KKN MB) merupakan implementasi kebijakan Kementerian Agama berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2020 yang menekankan moderasi beragama sebagai arus utama kebijakan keagamaan. Program ini dirancang untuk membentuk mahasiswa sebagai agen perubahan yang mempromosikan nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan keberagaman melalui pengabdian kepada masyarakat berbasis pemberdayaan (SISDAMAS). Secara empiris, meskipun KKN MB telah dilaksanakan rutin di berbagai daerah, masih terdapat kesenjangan karena tidak ada evaluasi yang komprehensif selama pelaksanaan. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh dari mahasiswa peserta KKN MB, panitia pelaksana, tokoh masyarakat, dan tokoh agama di Kelurahan Cigugur. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa evaluasi Program KKN Nusantara Moderasi Beragama 2024 di Cigugur dengan model CIPP memperlihatkan pada aspek Context, legitimasi kebijakan Kemenag dan dukungan tokoh lintas agama menjadi dasar penguatan komitmen kebangsaan dan sikap inklusif; pada Input, keberagaman mahasiswa menjadi modal sosial toleransi meski terkendala kompetensi teknis dan pemahaman budaya lokal; pada Process, metode SISDAMAS mendorong keterlibatan masyarakat melalui dialog lintas iman namun terhambat waktu, koordinasi, dan dokumentasi; sedangkan pada Product, capaian nilai moderasi beragama melalui partisipasi masyarakat dalam program kerja yang mencakup pemberdayaan UMKM, pembangunan Bank Sampah, kegiatan lingkungan, dan film “Lensa Pluralitas” mencerminkan toleransi dan penghargaan perbedaan, meski integrasi budaya lokal dan keberlanjutan program masih terbatas. Faktor pendukung meliputi legitimasi kebijakan, modal sosial masyarakat plural, serta dukungan lintas pihak, sedangkan faktor penghambat berupa keterbatasan waktu, dokumentasi resmi pencatatan dan indakator penilaian, kompetensi mahasiswa, koordinasi, dan partisipasi masyarakat. Implikasi penelitian menegaskan penguatan empat pilar moderasi beragama: komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, serta penerimaan budaya lokal, sehingga evaluasi KKN MB bukan hanya menilai teknis program, tetapi juga memastikan internalisasi nilai moderasi beragama secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Ariani RAMADHINI - Personal Name
|
| Student ID |
21.1110.1179
|
| Dosen Pembimbing |
Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag. - - Dosen Pembimbing 1
Dr. Imroh Atul Musfiroh, M.Pd.I - - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Prof. Dr. Muhammad Nasir, M.Ag. - - Ketua Penguji
Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag. - - Penguji 1 Dr. Imroh Atul Musfiroh, M.Pd.I - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
86208
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
FTIK-UINSI Samarinda
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | PAI-FTIK : Samarinda., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







