Skripsi-PAI
Implementasi Kegiatan Selawean Dalam Menjaga Solidaritas Sosial Masyarakat Pada Majelis Taklim Maratus Sa'adah Desa Suka Maju Tenggarong Seberang
XMLPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga solidaritas sosial dalam masyarakat melalui peran pendidikan, khususnya pendidikan nonformal berbasis keagamaan seperti majelis taklim. Di desa Suka Maju Tenggarong Seberang, kegiatan majelis taklim yang dikenal dengan nama Selawean dilaksanakan rutin setiap tanggal 25 setiap bulan. Kegiatan ini bukan hanya berfungsi sebagai sarana ibadah dan pendidikan agama Islam saja, tetapi juga menjadi wadah interaksi sosial yang mempererat hubungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui bagaimana implementasi kegiatan Selawean dalam menjaga solidaritas sosial masyarakat pada majelis taklim Maratus Sa'adah di desa Suka Maju Tenggarong Seberang, 2) Mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi kegiatan Selawean tersebut. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data primer diperoleh dari observasi dan wawancara. Adapun data sekunder diperoleh dari dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan terdiri dari kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi kegiatan Selawean pada Majelis Taklim Maratus Sa’adah di Desa Suka Maju dilaksanakan melalui dua tahap utama, yaitu persiapan dan pelaksanaan. Tahap persiapan dilakukan melalui rapat rutin, pembagian tugas, serta tradisi rewang atau gotong royong yang melibatkan seluruh warga, baik dalam bentuk tenaga maupun sumbangan. Tahap pelaksanaan meliputi kegiatan inti yang terdiri dari istighosah, mahalul qiyam dan tausiyah. (2) Faktor pendukung dari implementasi kegiatan Selawean diantaranya ialah partisipasi aktif dari masyarakat, adanya kerjasama yang baik dari semua elemen masyarakat, dukungan dari pemerintah desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta rasa kekeluargaan yang kuat. Sedangkan faktor penghambatnya ada pada kurangnya partisipasi pemuda dan keterbatasan dana serta perlengkapan kegiatan.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Miftahul HIDAYAH - Personal Name
|
| Student ID |
21.1110.1021
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji |
Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag. - - Ketua Penguji
Dr. Hj. Titi Kadi, M.Pd.I - - Penguji 1 Mohammad Nasrun, M.Pd.I. - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
86208
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
FTIK-UINSI Samarinda
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | PAI-FTIK : Samarinda., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







