Skripsi-PAI
Upaya Guru PAI Dalam Membina Akhlak Siswa Madrasah Aliyah Negeri Balikpapan
XMLLatar belakang penelitian ini adalah Fakta di lapangan menunjukkan bahwa siswa kurang konsentrasi dan kurang menghormati guru PAI dengan sering berbicara saat pelajaran berlangsung atau tidak fokus mendengarkan penyampaian materi dari guru PAI. Selain itu kurangnya memiliki rasa tanggung jawab untuk melaksanakan program keagamaan yang telah dilaksanakan oleh guru PAI maupun oleh pihak madrasah, seperti, tidak mengerjakan sholat dhuha, tidak melaksanakan shalat dzuhur berjamaah, dan lain-lain. Tanggung jawab seorang siswa tidak hanya untuk melaksanakan program keagamaan, akan tetapi siswa juga kurang memiliki rasa tanggung jawab pada saat pembelajaran maupun ujian, seperti tidak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, mencontek, dan lain-lain. Oleh karena itu, peran guru PAI dalam membina siswa agar siswa memiliki akhlak yang baik terutama pada saat guru PAI dalam menyampaikan materi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran dan tanggung jawab yang besar sebagai tenaga pendidik dalam membina akhlak siswa. Berbagai usaha telah dilakukan untuk mendukung pembinaan akhlak tersebut. Beberapa upaya yang dilakukan oleh guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri Balikpapan antara lain memberikan nasihat kepada siswa, melaksanakan kegiatan keagamaan di madrasah, mendampingi dan mendidik siswa yang menghadapi masalah, berinteraksi serta berdiskusi dengan siswa, dan membiasakan perilaku keagamaan di lingkungan madrasah. Namun, dalam proses pembinaan akhlak ini guru PAI menghadapi beberapa kendala seperti kurangnya peran aktif orang tua siswa, kesulitan dalam menyadarkan siswa untuk memiliki akhlakul karimah, keterbatasan waktu, dan sarana prasarana yang kurang memadai. Untuk mengatasi hambatan tersebut, guru PAI mengambil beberapa langkah solusi, di antaranya memberikan edukasi tentang akhlak kepada orang tua dan memperhatikan lingkungan pertemanan anak, membiasakan siswa membaca asmaul husna dan Al-Qur’an, serta memanfaatkan waktu dan sarana prasarana yang ada secara optimal.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Aditya FITRIYAN - Personal Name
|
| Student ID |
21.1110.1007
|
| Dosen Pembimbing |
Dr. Hj. Noorthaibah, M.Ag. - - Dosen Pembimbing 1
Aam Amaliatus Sholihah, M.Pd. - - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Dra. Etty Nurbayani, M.Pd. - - Ketua Penguji
Dr. Hj. Noorthaibah, M.Ag. - - Penguji 1 Aam Amaliatus Sholihah, M.Pd. - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
86208
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
FTIK-UINSI Samarinda
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | PAI-FTIK : Samarinda., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







