Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Surah-Surah dan Doa-Doa Bagi Siswa-Siswi di Madrasah Tsanawiyah Al-Mujahidin Samarinda

Detail Cantuman

Skripsi-PAI

Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Surah-Surah dan Doa-Doa Bagi Siswa-Siswi di Madrasah Tsanawiyah Al-Mujahidin Samarinda

XML

Latar belakang penelitian ini adalah strategi seorang guru pada Madrasah Tsanawiyah Al-Mujahidin Samarinda. Didalam sekolah tersebut peneliti temukan faktor penghambat peserta didik lambat melakukan proses hafalan dikarenakan metode hafalan yang monoton. Hal ini menunjukkan seorang guru akan terus melakukan peninjauan untuk melanjutkan strategi mengajar dalam rangka menguatkan karakter peserta didik, terkhusus dalam melangsungkan proses hafalan surah-surah dan doa-doa sebagai wujud implementasi dari bagian pendidikan agama Islam pada pendidikan menengah.Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung dari strategi guru, dan untuk mengetahui bagaimana strategi guru dalam meningkatkan kemampuan hafalan surah-surah dan doa bagi siswa-siswi MTs Al-Mujahidin Samairnda. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data penelitian yaitu sumber data primer wawancara guru pendidikan agama islam, siswa-sisiwi dan kepala sekolah. Adapun data sekunder yaitu data profil sekolah dan dokumentasi program hafalan. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Strategi guru dalam meningkatkan kemampuan menghafal siswa-sisiwi MTs Al-Mujahidin Samarinda menggunakan 4 metode hafalan yaitu: Pertama, metode wahdah ialah menghafalkan satu persatu ayat yang akan dihafal. Kedua, metode kitabah, menuliskan ayat-ayat yang akan dihafalkan pada secarik kertas, kemudian dibaca lalu dihafalkan. Ketiga, metode jama ialah membaca ayat-ayat yang ingin di hafal secara bersama-sama yang dipimpin oleh seorang instruktur. Keempat, metode talaqqi menggunakan belajar individu dimana santri berhadapan dengan guru, menyetorkan langsung hafalan secara dari mulut ke mulut. (2) Faktor penghambat dan pendukung guru dalam meningkatkan kemampuan menghafal siswa-siswi MTs Samarinda: a) faktor penghambat meliputi waktu yang terbatas, kurangnya kesadaran dan kedisiplian siswa-siswi, b) faktor pendukung meliputi kerjasama antar guru, keteladanan guru dan motivasi siswa-siswi.


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
Cahya HAIRANI - Personal Name
Student ID
19.1110.1300
Dosen Pembimbing
Prof. Dr. Muhammad Eka Mahmud, M.Ag. - - Dosen Pembimbing 1
Misbahul Fuad, M.Pd.I. - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
86208
Edisi
Published
Departement
FTIK-UINSI Samarinda
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit PAI-FTIK : Samarinda.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail