Skripsi-PGMI
Implementasi Model Role Playing Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Cerita di Kelas 6 SDN 006 Loa Janan Ilir
XMLPenelitian ini dilatar belakangi pembelajaran yang monoton dan membosankan, model role playing salah satu model pembelajaran yang mebuat belajar siswa lebih menyenangkan dan lebih bermakna dengan memperaktekan langsung pembelajaran yang dipelajari seperti memerankan karakter tokoh benar- benar real dan dalam proses penerapannya mampu menghadirkan peran dari kehidupan sehari-hari yang sengaja di pentaskan di suatu kelas maupun pada pertemuan. Adapun tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan serta mengkaji respon siswa dan mengidentifikasi faktor pendukung & penghambat Pembelajaran Bahasa Indonesia menggunakan model role playing di kelas 6 SDN 006 Loa Janan Ilir. Jenis penelitian ini kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data kualitatif terdapat tiga alur yang menggunakan teori Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: (1)Perencanaan pembelajaran mencakup: persiapan mengajar dengan model role playing, guru menyusun modul ajar, pemilihan materi cerita, penentuan metode dan strategi pembelajaran, dan menyiapkan materi serta konsep bermain peran. (2)Pelaksanaan pembelajaran mencakup pembiasaan membaca sebelum guru menjelaskan materi. Selanjutnya kegiatan inti dimana guru menyampaikan materi cerita menggunakan PPT, pembagian kelompok dan peran siswa masing-masing dalam cerita, dan adanya refleksi setelah diskusi selesai. Terakhir kegiatan penutup dengan merangkum hasil pembelajaran, pemberian tugas untuk pertemuan selanjutnya, guru mengapresiasi siswa dan ditutup dengan doa serta salam. (3) Respon siswa, yakni: siswa merasa pembelajaran lebih menyenangkan, suasana kelas menjadi lebih hidup dan interaktif, memudahkan siswa dalam memahami materi,meningkatkan kepercayaan diri siswa dan mendorong Kerjasama dan komunikasi antar siswa. (4) Faktor pendukung dan penghambat mencakup: faktor didukung oleh antusiasme siswa, sarana prasarana yang memadai, serta dukungan dari guru dan sekolah. Namun, ada beberapa kendala yang menjadi faktor penghambat seperti keterbatasan waktu, kurangnya kepercayaan diri siswa, dan variasi dalam tingkat konsentrasi siswa.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Akbar SAPUTRA - Personal Name
|
| Student ID |
21.1130.6052
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji |
Dr. Lina Revilla Malik, M.Si. - - Ketua Penguji
Marniati Kadir, M.Pd. - - Penguji 1 Saipul Hadi, M.Pd.I. - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
86232
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
FTIK-UINSI Samarinda
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | PGMI-FTIK : Samarinda., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







