<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2697">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Penerapan Metode Storytelling Dalam Mengenalkan Kearifan Lokal Suku Dayak di Sekolah Dasar Islamic Center Samarinda]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maya AGUSTIN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Wildan Saugi, M.Pd.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siti Nasiah, M.Pd.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Wildan Saugi, M.Pd.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Siti Nasiah, M.Pd.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Lina Revilla Malik, M.Si.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Samarinda]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[PGMI-FTIK]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi-PGMI]]></form>
<extent><![CDATA[xviii, 130 hlm.:ilus; 29 cm.; Bib.: hlm. 126]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peserta didik untuk mengenal kearifan lokal yang mulai hilang oleh kemajuan teknologi yang tidak tepat  yang mengakibatkan peserta didik kehilangan pengetahuan tentang kearifan lokal dari suku tempat mereka tinggal. Dalam upaya mengenalkan kearifan lokal tersebut, peran guru dalam memilih metode pembelajaran yang efektif sangat penting. Penelitian ini bertujuann untuk mendeskripsikan penerapan metode storytelling dalam mengenalkan kearifan lokal Suku Dayak di Sekolah Dasar Islamic Center Samarinda, fokus ini diharapkan dapat memberikan pemahaman baru yang berbeda dengan penelitian terdahulu mengenai bagaimana metode storytelling tidak hanya efektif dalam aspek kognitif dan memori di pembelajaran umum, tetapi jika di gabungkan dengan aspek budaya dapat mengenalkan kearifan lokal di daerah tempat tinggal peserta didik di Kalimantan Timur dengan salah satu sukunya yaitu Suku Dayak. Serta untuk mengetahui faktor yang mendukung dan menghambat penerapannya.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Sedangkan teknik analisis data menggunakan langkah-langkah analisis menurut Miles dan Huberman yaitu kondensasi data, penyajian data dalam bentuk transkrip kemudian di import ke software NVivo 12 untuk membantu proses analisis, dan penarikan kesimpulan  Hasil penelitian ini menjelaskan tiga tahapan dalam penerapan metode storytelling di Sekolah Dasar Islamic Center Samarinda untuk mengenalkan kearifan lokal Suku Dayak. Tahap perencanaan mencakup perancangan modul ajar, penentuan tujuan dan tema yang menarik, serta penyusunan kerangka cerita. Tahap pelaksanaan melibatkan pengaturan posisi duduk, pembukaan, mengeksplor cerita, penggunaan teknik bercerita, memberikan pernyataan yang berkaitan dengan cerita seperti memasukan pesan moral seperti toleransi, menghormati perbedaan, bertanggung jawab, mengenal rasa cinta tanah air dan meningkatkan kecintaan pada lingkungan, dan penguasaan terhadap peserta didik. Evaluasi dilakukan secara dua arah, baik terhadap peserta didik yang menunjukkan pemahaman terhadap kearifan lokal Suku Dayak dan terhadap guru dalam hal penerapan metode storytelling dalam pembelajaran berupa supervisi oleh kepala sekolah.  Faktor yang mendukung keberhasilan penerapan metode ini yaitu kompetensi guru, pemanfaatan media pendukung, dukungan kurikulum, dan dukungan sekolah, sedangkan faktor yang menghambat yaitu waktu pelaksanaan, keterbatasan referensi, alokasi waktu pembelajaran, dan kemampuan guru.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[86232]]></ministry><studentID><![CDATA[21.1130.6066]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250603]]></identifier><departementID><![CDATA[FTIK-UINSI Samarinda]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Perpustakaan FTIK UINSI Samarinda Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[0490.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2697]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-08-20 11:21:05]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-08-20 11:22:03]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>