Peran Guru Dalam Menumbuhkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Siswa SD Islam Al Hikmah Samarinda

Detail Cantuman

Skripsi-PGMI

Peran Guru Dalam Menumbuhkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Siswa SD Islam Al Hikmah Samarinda

XML

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru dalam membentuk Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa. Meskipun SD Islam Al Hikmah Samarinda telah berusaha menerapkan PHBS, implementasinya masih belum berjalan secara maksimal. Kurangnya tingkat pemahaman dan penerapan PHBS pada siswa dapat memengaruhi pencapaian akademik siswa. Berbeda dari penelitian terdahulu, penelitian ini di laksanakan di SD Islam Al Hikmah Samarinda di mana juga menerapkan program Adiwiyata, yang diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan PHBS di kalangan siswa. Penelitian ini bermaksud guna mengetahui bagaimana peran guru dalam menumbuhkan PHBS pada siswa, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat guru dalam proses tersebut. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan lewat wawancara, observasi, serta dokumentasi. Sumber data penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas, serta siswa. Untuk memastikan keabsahan data, dipakai triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data dilaksanakan dengan memakai pendekatan Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa peran guru dalam menumbuhkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa di SD Islam Al Hikmah Samarinda terlaksana cukup baik, diantara penerapannya ialah guru sebagai edukator dengan memberikan pengetahuan PHBS, fasilitator dengan memfasilitasi sarana dalam mendukung PHBS, mediator sebagai perantara dalam penerapan PHBS, motivator dengan memberikan motivasi penerapan PHBS, dan juga evaluator dengan mengevaluasi setiap perkembangan PHBS siswa. Adapun faktor pendukung guru dalam menumbuhkan PHBS pada siswa yakni: 1) fasilitas sekolah yang memadai, 2) adanya petugas kebersihan, 3) Partisipasi orang tua, 4) kerjasama dengan bank sampah kelurahan, 5) kerjasama dengan pihak puskesmas. Faktor penghambat peran guru dalam menumbuhkan PHBS pada siswa, yakni: 1) kurangnya kesadaran siswa terkait PHBS, 2) guru yang tidak mempunyai background di bidang kesehatan. Saran terkait penemuan pada peneltian ialah, untuk menumbuhkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah, diperlukan peran aktif dan kolaborasi antara sekolah, guru, siswa, dan orang tua dalam membiasakan pola hidup bersih dan sehat sejak usia Sekolah Dasar.


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
Nia EVIANA - Personal Name
Student ID
21.1130.6082
Dosen Pembimbing
Wildan Saugi, M.Pd. - - Dosen Pembimbing 1
Dr. Istifatun Zaka, S.S., M.A. - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
86232
Edisi
Published
Departement
FTIK-UINSI Samarinda
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit PGMI-FTIK : Samarinda.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail


Slot Mahjong
Slot Mahjong
Slot Mahjong
Slot Mahjong
Slot thailand
Slot Dana