Skripsi-MPI
Strategi Kepala Sekolah Dalam Mengimplementasikan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pencasila (P5) di SMP Negeri 1 Samarinda
XMLPendidikan memiliki peran penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas, berpengetahuan, dan berkarakter. Kurikulum Merdeka yang dicanangkan sejak 2022 menempatkan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai salah satu program utama dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila. Implementasi P5 di sekolah memerlukan peran strategis kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan agar kegiatan tidak hanya bersifat formalitas, tetapi benar-benar mampu membentuk karakter siswa sesuai dengan enam dimensi profil pelajar Pancasila: beriman dan bertakwa, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, serta kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam mengimplementasikan P5, menganalisis efektivitasnya terhadap pembentukan karakter siswa, serta mengidentifikasi kendala dan solusi yang ditempuh. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru koordinator P5, dan siswa SMP Negeri 1 Samarinda. Validasi data dilakukan dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, waka kurikulum, guru koordinator P5, dan siswa. Validasi data dilakukan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah meliputi tiga tahapan utama: (1) perencanaan, melalui pembentukan tim fasilitator, penentuan tema projek, dan penyusunan modul; (2) pelaksanaan, dengan penerapan pembelajaran berbasis projek, pembiasaan nilai Pancasila, serta integrasi kearifan lokal; dan (3) evaluasi, melalui supervisi, refleksi, dan tindak lanjut. Strategi ini terbukti efektif dalam mendukung pembentukan karakter siswa sesuai dengan dimensi profil pelajar Pancasila. Kendala yang muncul antara lain keterbatasan pemahaman guru, ego-sektoral antar mata pelajaran, sarana yang belum memadai, dan keterbatasan waktu. Solusi yang ditempuh kepala sekolah adalah pelatihan guru, peningkatan kolaborasi lintas bidang, optimalisasi sumber daya sekolah, serta penyesuaian jadwal kegiatan.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Indrawan Nisfa PANGESTU - Personal Name
|
| Student ID |
21.1110.2013
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji |
Prof. Dr. Muhammad Eka Mahmud, M.Ag. - - Ketua Penguji
Dr. Bahrani, M.Pd. - - Penguji 1 Dr. H. Ahmad Ridani, M.M - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
86231
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
FTIK-UINSI Samarinda
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | MPI-FTIK : Samarinda., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







